• Pasar
    Treasury (Kementerian Keuangan) AS memperpanjang intervensi untuk obligasi pemerintah jangka panjang.
  • Kebijakan Moneter
    Bank-bank sentral menyoroti inflasi dalam simposium tahunan Jackson Hole.
  • Teknologi
    Perusahaan terbesar AI di AS dan Tiongkok bersaing memperebutkan pangsa pasar.

Kondisi pasar

Berita Utama

Pasar

Perjalanan bergejolak untuk pasar obligasi

Treasury AS turun tangan untuk mendukung pasar obligasi pemerintah setelah penurunan harga dan lonjakan tajam imbal hasil. Obligasi berjangka panjang terkena dampak terbesar, dengan imbal hasil Treasury AS 30 tahun menyentuh level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Tekanan inflasi akibat konflik di Timur Tengah terus meningkat dan utang pemerintah AS telah melampaui US$40 triliun. Ditambah lagi kebutuhan pendanaan yang sangat besar dari hyperscaler AI, yang mengalihkan minat investor dari pasar obligasi pemerintah. Sementara itu, pasar saham menunjukkan gambaran berbeda karena indeks S&P 500 dan Topix Jepang kembali mencapai rekor tertinggi.


Kebijakan Moneter

Bank sentral berkumpul

Meskipun mata uang digital stablecoin menjadi tema resmi simposium Jackson Hole tahun ini, lonjakan inflasi tetap menjadi perhatian utama bagi para pembuat kebijakan. Setelah ketegangan geopolitik mendorong kenaikan harga konsumen, cuaca ekstrem kini turut menambah tekanan inflasi. Kekurangan air memicu pembatasan muatan kapal di Terusan Panama dan sungai-sungai utama Eropa. Gangguan rantai pasok ini, ditambah hasil panen yang buruk, dapat memperburuk tekanan harga. Pasar memperkirakan kenaikan suku bunga dari Bank of Japan dan European Central Bank pada musim gugur, serta meningkatnya peluang kenaikan suku bunga the Fed sebelum akhir tahun.


Teknologi

Perebutan pangsa pasar AI

Dua perusahaan AI di AS, OpenAI dan Anthropic, meningkatkan upaya mereka dalam menghadapi persaingan rival Tiongkok yang memiliki biaya rendah dan bersifat open source. OpenAI memangkas harga beberapa model lama, sementara Anthropic meluncurkan produk baru untuk menyasar pengguna yang lebih sensitif terhadap biaya. Keduanya menargetkan IPO pada musim gugur ini, dengan valuasi Anthropic yang dapat mencapai US$2 triliun. Secara kebetulan, keduanya juga mengalami insiden saat pengujian keamanan siber ketika model unggulan mereka bertindak di luar kendali di internet. Sementara itu, Nvidia membentuk dana investasi AI senilai US$500 miliar, memunculkan kembali kekhawatiran mengenai investasi yang bersifat sirkular di sektor tersebut.

Investasi bertanggung jawab

Energi bersih as berkembang pesat

Meskipun pemerintah AS berupaya menghambat transisi energi dan membatasi pengembangan proyek energi terbarukan, instalasi tenaga surya dan angin diperkirakan mencapai rekor baru pada 2026 dengan tambahan kapasitas sebesar 45 gigawatt, menurut S&P Global Energy. Pertumbuhan teknologi bersih didorong oleh volatilitas harga minyak dan gas seiring berlanjutnya konflik Timur Tengah, lonjakan kebutuhan listrik data centre, serta dorongan pengembang akibat manfaat insentif pajak yang segera berakhir. Cuaca ekstrem juga meningkatkan permintaan energi terbarukan karena tenaga surya dan angin merupakan cara tercepat dan paling hemat biaya untuk memperluas kapasitas jaringan listrik.

Dalam radar


  • Presiden Amerika Serikat dan Tiongkok akan bertemu di Washington pada akhir September di tengah berlanjutnya ketegangan geopolitik. Namun pemimpin Tiongkok saat ini diperkirakan tidak akan berpidato pada Sidang ke-81 Majelis Umum PBB yang berlangsung bersamaan di New York.
  • Setelah musim laporan keuangan kuartal kedua AS mencatat jumlah kejutan positif terbanyak dalam sejarah, perhatian akan beralih ke prospek pertumbuhan untuk kuartal-kuartal berikutnya. Faktor musiman juga dapat berperan karena September secara historis sering menjadi bulan yang menantang bagi saham AS.
  • Yunani akan kembali masuk ke indeks Euro STOXX pada 21 September setelah diklasifikasikan kembali sebagai pasar maju oleh STOXX pada bulan April. Langkah ini mengikuti keputusan serupa dari penyedia indeks internasional besar termasuk MSCI, FTSE Russell, dan S&P Dow Jones.

Informasi penting

INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS. KINERJA MASA LALU TIDAK MENJAMIN / MENCERMINKAN INDIKASI KINERJA DI MASA YANG AKAN DATANG. OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS REKSA DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. Reksa dana merupakan produk Pasar Modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual/ Perbankan. Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Ringkasan informasi produk ini tidak menggantikan Prospektus Reksa Dana dan disiapkan oleh PT. BNP Paribas AM hanya untuk kebutuhan informasi dan bukan merupakan suatu bentuk penawaran untuk membeli atau permintaan untuk menjual. Seluruh informasi yang terkandung dalam dokumen ini disajikan dengan benar. Apabila perlu, investor disarankan untuk meminta pendapat profesional sebelum mengambil keputusan berinvestasi. Kinerja masa lalu tidak serta-merta menjadi petunjuk untuk kinerja di masa mendatang dan juga bukan merupakan perkiraan yang dibuat untuk memberikan indikasi tentang kinerja atau kecenderungannya di masa mendatang. Pendapat yang termuat dalam dokumen ini merup\akan pendapat dari Manajer Investasi untuk waktu tertentu dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. PT. BNP Paribas AM tidak berkewajiban untuk memperbarui atau mengubah informasi atau pendapat yang disebutkan dalam dokumen ini. Dengan memperhitungkan risiko ekonomi, risiko pasar dan faktor risiko lainnya, tidak ada jaminan bahwa Reksa Dana ini akan mencapai tujuan investasinya. Investor mungkin tidak mendapatkan kembali nilai nominal atas investasi awal. Mohon mengacu pada Prospektus dan dokumen penawaran untuk informasi lebih lanjut (termasuk faktor-faktor risiko) mengenai Reksa Dana yang juga dapat diakses melalui situs PT. BNP Paribas AM di www.bnpparibas-am.com/id-id. Investasi pada Reksa Dana bukan merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga pada Bank dan tidak termasuk dalam cakupan objek program penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Surat atau bukti konfirmasi pembelian, penjualan Kembali dan pengalihan Reksa Dana merupakan bukti hukum yang sah atas kepemilikan Reksa Dana yang diterbitkan oleh Bank Kustodian dimana Pemegang Unit Penyertaan dapat melihat ke pemilikan ReksaDana melalui Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSES) di https://akses.ksei.co.id/. BNP PARIBAS ASSET MANAGEMENT SEBAGAI MANAJER INVESTASI BERIZIN DAN DIAWASI OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK).