BNP AM

The asset manager for a changing world

Mountains and windmills
Berita perusahaan | Article - 5 menit

PT BNP Paribas AM dan Standard Chartered Indonesia Lengkapi Solusi Investasi Berbasis ESG dan Indeks

PT BNP Paribas Asset Management (PT BNP Paribas AM) dan Standard Chartered Indonesia bekerja sama menawarkan solusi investasi untuk diversifikasi yang lebih optimal lewat dua pilihan reksa dana, yaitu BNP Paribas Indonesia ESG Equity dan Reksa Dana Indeks BNP Paribas IDXGrowth 30. 

Pertumbuhan investor reksa dana di Indonesia kian meningkat sejak 2021, sejalan dengan pertumbuhan  Asset Under Management (AUM) Reksa Dana, yang telah mencapai lebih dari Rp 496 Triliun [1]. PT BNP Paribas AM dan Standard Chartered Indonesia meyakini kedua reksa dana tersebut hadir melengkapi solusi bagi nasabah Standard Chartered untuk berinvestasi ke dalam portofolio saham untuk menangkap peluang pertumbuhan di pasar modal Indonesia. 

BNP Paribas Indonesia ESG Equity mengintegrasi kriteria ESG (Environmental, Social, dan Governance) ke dalam proses investasi serta pemilihan saham dalam portofolionya, sementara BNP Paribas IDXGrowth30 mereplikasi penuh isi konstituen Indeks IDX Growth30. Tak hanya itu, kedua reksa dana tersebut juga memiliki nilai tambah lainnya, yakni dalam hal transparasinya. BNP Paribas Indonesia ESG Equity menyediakan hasil pencapaian ESG nya melalui Fact Sheet bulanan. Sedangkan strategi index-investing yang ada pada BNP Paribas IDX Growth30 memberikan transparansi akan portofolio investasi reksa dana, serta kemudahan pemantauan pergerakan reksa dana yang sejalan dengan pergerakan indeks IDX Growth30.

Priyo Santoso, Presiden Direktur PT BNP Paribas AM memaparkan, “Investasi berbasis ESG menjadi solusi yang relevan dengan perkembangan pasar saat ini. Investor dapat berinvestasi sambil memberikan dukungannya terhadap isu keberlanjutan lewat pengukuran aspek ESG yang diterapkan dalam investasinya. Sementara bagi investor yang memprioritaskan transparansi serta tren pertumbuhan yang baik, dapat diakomodasi lewat reksa dana indeks.”

Meru Arumdalu, Head of Wealth Management, Standard Chartered Indonesia turut menjelaskan, “Penambahan dua produk dari PT BNP Paribas AM ini ke dalam product suite kami, dapat memberikan pilihan produk reksa dana yang lebih komprehensif untuk para nasabah kami, sejalan dengan komitmen kami untuk membantu mewujudkan tujuan investasi nasabah kami.” Meru juga mengapreasi adanya penambahan pilihan produk investasi berprinsip ESG yang sejalan dengan komitmen global Standard Chartered. “Standard Chartered memiliki komitmen atas pembangunan aspek sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis, kegiatan operasional, dan komunitas kami di seluruh wilayah operasional kami. Sejalan dengan itu, kami juga menyadari bahwa para nasabah kami, dan juga masyarakat secara umum, kini memiliki semangat serta kesadaran yang lebih baik dalam mencapai aspirasi berkelanjutan mereka. Itu sebabnya kami percaya bahwa BNP Paribas Indonesia ESG Equity merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi nasabah kami.”

BNP Paribas Indonesia ESG Equity merupakan reksa dana berbasis ESG yang bertujuan untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, sosial dan tata kelola lewat pemilihan saham dalam portofolio reksa dana, yang mengikuti standar pemilihan ESG yang digunakan oleh BNP Paribas Asset Management di seluruh dunia. Reksa dana ini memperkenalkan kepada investor indikator Skor ESG dan Jejak Karbon yang dihitung di level portofolio reksa dana secara keseluruhan, guna memberikan transparansi kepada investor akan pencapaian kontribusi ESG tersebut. 

Metode perhitungannya merujuk kepada prinsip dan pedoman integrasi ESG global milik PT BNP Paribas AM. Sementara itu, BNP Paribas IDXGrowth 30 mereplikasi penuh isi konstituen Indeks IDX Growth30. Reksa dana ini bertujuan untuk mengikuti kinerja indeks IDX Growth30, yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki tren pertumbuhan laba bersih dan pendapatan relatif terhadap harga dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik [2].

[1] Sumber : NAB Reksadana .:: OJK Investasi ::., per November 2023  

[2] Sumber : IDX.co.id

DISCLAIMER

INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI,  CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS. KINERJA MASA LALU TIDAK MENJAMIN / MENCERMINKAN INDIKASI KINERJA DI MASA YANG AKAN DATANG. OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS REKSA DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

Reksa dana merupakan produk Pasar Modal dan bukan produk yang diterbitkan oleh Agen Penjual/ Perbankan. Agen Penjual Efek Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas tuntutan dan risiko pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Ringkasan informasi produk ini tidak menggantikan Prospektus Reksa Dana dan disiapkan oleh PT. BNP Paribas AM hanya untuk kebutuhan informasi dan bukan merupakan suatu bentuk penawaran untuk membeli atau permintaan untuk menjual. Seluruh informasi yang terkandung dalam dokumen ini disajikan dengan benar. Apabila perlu, investor disarankan untuk meminta pendapat profesional sebelum mengambil keputusan berinvestasi. Kinerja masa lalu tidak serta-merta menjadi petunjuk untuk kinerja di masa mendatang dan juga bukan merupakan perkiraan yang dibuat untuk memberikan indikasi tentang kinerja atau kecenderungannya di masa mendatang. Pendapat yang termuat dalam dokumen ini merupakan pendapat dari Manajer Investasi untuk waktu tertentu dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. PT. BNP Paribas AM tidak berkewajiban untuk memperbarui atau mengubah informasi atau pendapat yang disebutkan dalam dokumen ini. Dengan memperhitungkan risiko ekonomi, risiko pasar  dan faktor risiko lainnya, tidak ada jaminan bahwa Reksa Dana ini akan mencapai tujuan investasinya. Investor mungkin tidak mendapatkan kembali nilai nominal atas investasi awal. Mohon mengacu pada Prospektus dan dokumen penawaran untuk informasi lebih lanjut (termasuk faktor-faktor risiko) mengenai Reksa Dana yang juga dapat diakses melalui situs PT. BNP Paribas AM di www.bnpparibas-am.com/id-id

Risiko investasi dalam kaitannya dengan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG): Masih terbatasnya standarisasi dan keselarasan definisi dan label seputar kriteria ESG dan tema keberlanjutan di berbagai negara dapat menghasilkan pendekatan yang berbeda oleh Manajer Investasi ketika menetapkan tujuan ESG. Hal Ini dapat menimbulkan kendala dalam penyandingan berbagai strategi investasi yang menerapkan kriteria ESG dan tema keberlanjutan. Lebih jauh lagi, pemilihan dan pembobotan yang diterapkan dalam pemilihan investasi bisa saja didasarkan pada sebuah metrik dengan nama yang sama, tetapi pada kenyataannya memiliki makna dasar yang berbeda. Dalam mengevaluasi sebuah instrumen berdasarkan kriteria ESG dan tema keberlanjutan, Manajer Investasi juga dapat menggunakan sumber data yang disediakan oleh penyedia riset ESG eksternal. Mengingat kriteria ESG yang terus berkembang, sumber data tersebut untuk saat ini mungkin tidak lengkap, tidak akurat, atau tidak tersedia. Menerapkan standar perilaku bisnis yang bertanggung jawab dalam proses investasi dapat mengakibatkan pengecualian terhadap emiten tertentu. Akibatnya, kinerja suatu kelas aset reksa dana / portofolio dapat menjadi berbeda daripada kinerja reksa dana / portofolio sebanding terkait lainnya yang tidak menerapkan standar tersebut.

Tentang Standard Chartered  

Kami adalah grup perbankan internasional terdepan dengan kehadiran di 59 negara paling dinamis di dunia, dengan melayani klien-klien di 64 negara lainnya. Kami memiliki tujuan untuk mendorong perdagangan dan kemakmuran melalui keberagaman unik kami. Warisan dan nilai-nilai kami tercermin di janji brand kami, yaitu here for good

Standard Chartered PLC tercatat di Bursa Efek London dan Hongkong. 

Untuk cerita-cerita dan pandangan dari para ahli, silakan kunjungi Insights di sc.com. Ikuti Standard Chartered di Twitter, LinkedIn dan Facebook. 

Standard Chartered Bank Indonesia adalah Lembaga Perbankan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Wawasan terkait

Pemberitahuan Perubahan Prospektus dan/atau Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) Reksa Dana (...)
PT. BNP PARIBAS ASSET MANAGEMENT DAN CITI INDONESIA IKUT ANDIL DUKUNG PEREKONOMIAN PEREMPUAN